Liga Champions Grup C, Milan-Marseille 1-1

0

Posted by andrian blog | Posted in | Posted on 22.07


AC Milan main imbang 1-1 dengan tamunya Marseille, Rabu (24/11), dalam lanjutan kompetisi Liga Champions Eropa.

Hasil ini menempatkan Milan di posisi kedua Grup C dengan mengumpulkan delapan poin, Marseille memperoleh tujuh angka.

Permainan kedua tim, Milan-Marseille, nampak saling serang hampir sepanjang permainan. Barisan depan Milan yang digalang oleh pemain muda Andrea Pirlo didukung Gianluca Zambrotta kerap merepotkan gawang Marseille yang dijaga Steve Mandanda.

Beruntung Mandanda bermain cemerlang sehingga gawangnya tak kemasukan gol. Namun pada menit ke 10, Gabriel Heinze berhasil menceploskan bola ke gawang Steve Mandanda, sehingga kemenangan untuk Milan 1-0.

Kebobolan satu gol, Marseille meningkatkan serangan ke kubu Milan. Hasilnya, enam menit kemudian gawang Milan yang dikawal kiper asal Brasil Dida jebol, skor 1-1, hingga pluit akhir.

"Hasil yang tidak baik," ujar pelatih Marseille Didier Deschamps.

Bemain imbang dengan Milan, tambah Deschmaps, tentu cukup baik. "Tetapi kami butuh kemenangan agar peluang ke depan agak ringan."

Menurutnya, peluang masih terbuka lebar. Tetapi, tergantung Marseille mampukah mengalahkan Real Madrid? Logikanya, Milan akan mudah menumbangkan Zurich.

Pada 8 Desember depan, Milan akan bertandang ke Zurich, sementara Marseille jadi tuan rumah meladeni Madrid.

"Saya pikir, tidak ada jalan lain, kami harus menang," kata pelatih Milan Leonardo.

Liverpool Gagal ke 16 Besar Liga Champion

0

Posted by andrian blog | Posted in | Posted on 22.02


Untuk pertamakalinya dalam enam tahun terakhir, Liverpool gagal menembus 16 Besar Liga Champions. Gol tunggal David N'Gog pada menit keempat saat mengalahkan Debrecen di Hungaria, Rabu, 25 November dini hari Wita, sebenarnya sempat membuka asa "si Merah".

Tapi, di Italia, Fiorentina juga menang 1-0 atas Olympique Lyon. Hasil yang langsung menutup kans Liverpool meski masih ada satu laga sisa. Kalaupun kemungkinan maksimal poin di klasemen akhir sama dengan Lyon, wakil Inggris tersebut tetap tersingkir karena kalah head to head.

Usai laga ini, manajer Rafa Benitez langsung jadi sasaran tembak. Pria asal Spanyol tersebut dinilai gagal total musim ini. Kandas di Liga Champions, terpuruk di Premier League. Namun, sebuah jaminan sudah diberikan manajemen klub.

Benitez masih akan melanjutkan kontraknya yang tersisa lima musim lagi. "Baru satu bulan lalu kami memperpanjang kontrak Rafa. Saat itu kami tak pernah tahu apa yang akan terjadi hari ini. Kegagalan ini disebabkan kekalahan dari Lyon di Anfield lalu," ujar managing director, Christian Purslow seperti dikutip Reuters. Saat itu Liverpool tumbang 1-2 lewat gol di masa injury time.

Liverpool Gagal ke 16 Besar Liga Champion

0

Posted by andrian blog | Posted in | Posted on 22.02

Untuk pertamakalinya dalam enam tahun terakhir, Liverpool gagal menembus 16 Besar Liga Champions. Gol tunggal David N'Gog pada menit keempat saat mengalahkan Debrecen di Hungaria, Rabu, 25 November dini hari Wita, sebenarnya sempat membuka asa "si Merah".

Tapi, di Italia, Fiorentina juga menang 1-0 atas Olympique Lyon. Hasil yang langsung menutup kans Liverpool meski masih ada satu laga sisa. Kalaupun kemungkinan maksimal poin di klasemen akhir sama dengan Lyon, wakil Inggris tersebut tetap tersingkir karena kalah head to head.

Usai laga ini, manajer Rafa Benitez langsung jadi sasaran tembak. Pria asal Spanyol tersebut dinilai gagal total musim ini. Kandas di Liga Champions, terpuruk di Premier League. Namun, sebuah jaminan sudah diberikan manajemen klub.

Benitez masih akan melanjutkan kontraknya yang tersisa lima musim lagi. "Baru satu bulan lalu kami memperpanjang kontrak Rafa. Saat itu kami tak pernah tahu apa yang akan terjadi hari ini. Kegagalan ini disebabkan kekalahan dari Lyon di Anfield lalu," ujar managing director, Christian Purslow seperti dikutip Reuters. Saat itu Liverpool tumbang 1-2 lewat gol di masa injury time.

Menang 3-0, MU Geser Arsenal

0

Posted by andrian blog | Posted in | Posted on 21.46


Manchester United untuk sementara menggeser Arsenal dari kursi runner up. Itu bisa terjadi berkat kemenangan 3-0 The Red Devils atas Everton, Minggu (22/11/2009) dinihari WIB.

Dalam laga yang dihelat di Old Trafford, MU terlihat mendominasi laga dan lebih banyak menekan lawannya tersebut. Meski begitu Wayne Rooney dan Michael Owen yang berduet di lini depan tak mampu menjebol gawang The Toffees.

MU harus berterima kasih kepada para gelandangnya yang bisa diandalkan untuk mencetak gol. Darren Fletcher mencetak gol pertama MU di babak pertama. Menyusul Michael Carrick dan Antonio Valencia di babak kedua.

Raihan poin penuh ini membawa pasukan 'Teater Mimpi' membuntuti Chelsea di posisi kedua dengan 28 poin dari 13 laga berlalu. Sementara itu anak asuh David Moyes masih tertambat di urutan ke-12 dengan 15 poin dari 12 permainannya.Peluang pertama dalam laga ini tercipta di menit ke-15. Rooney setelah menerima umpan dari Patrice Evra langsung menembak si kulit bundar. Sayangnya bola masih tak menemui sasaran.

MU akhirnya membuka keunggulannya di menit ke-35. Berawal dari pergerakan Evra di sisi kiri yang mengumpan bola ke arah luar kotak penalti. Bola pun mengarah ke Valencia yang kemudian menyundul bola. Bola yang belum jatuh langsung digenjot dengan keras oleh Fletcher yang membuatnya bersarang telak di pojok kanan jala Tim Howard.

Tak banyak lagi peluang yang bisa dihadirkan kedua tim jelang turun minum. Alhasil skor 1-0 pun membawa kedua tim keluar dari lapangan di babak pertama.

Babak kedua berjalan delapan menit Everton mengancam gawang Van der Sar melalui sepakan kerasa John Heintinga dari luar kotak penalti. Untungnya kiper Belanda itu mampu mengamankan bola dari kompatriotnya itu.

Michael Owen di menit ke-55 punya kesempatan untuk membawa MU menjauh. Melewati beberapa pemain Everton di kotak penalti, Owen gagal menjaga akurasi tendangannya sehingga bola melayang di atas mistar Howard.

Marouane Fellaini sebenarnya mampu menjebol gawang MU di menit ke-58. Sial bagi pemain Belgia itu, hakim garis keburu mengangkat bendera pertanda ia sudah berada dalam posisi offside.

Pada menit ke-62 sebuah tendangan melengkung Rooney dari luar kotak penalti mampu menaklukkan Howard. Namun mistar gawang menunda perayaan Rooney atas usahanya tersebut.

Dua menit kemudian, Aiyegbeni Yakubu yang masuk sebagai pemain pengganti mampu menemukan celah di pertahanan MU setelah menerima umpan dari rekannya. Namun tendangan pemain asal Nigeria itu masih melebar di sisi kanan gawang MU.

Carrick akhirnya membawa MU unggul 2-0 di menit ke-67. Sebuah crossing datar Ryan Giggs dari sayap kiri memanfaatkan bola liar langsung disambar Carrick dengan sepakan kaki kirinya yang memaksa Howard untuk memungut bola dari gawang untuk keduanya kalinya dalam laga itu.

MU kembali menciptakan gol ketiganya di menit ke-76 melalui Valencia. Menyusul akselerasi Paul Scholes di lini tengah yang kemudian mengirimkan umpan ke Valencia yang berada di kotak penalti. Tendangan terukur Valencia yang membentur kaki Leighton Baines membuat Howard terpaku melihat bola melesak ke dalam gawangnya.

Di masa injury time Everton nyaris mencetak gol penghibur andaikan Van der Sar tak sigap menepis bola hasil sepakan keras Jack Rodwell di dalam kotak penalti. Dan 90 menit laga usai angka 3-0 tetap terpampang di papan skor.

hasil liga inggris (premier league)

0

Posted by andrian blog | Posted in | Posted on 21.43

manchester united 3-0 everton
chelsea 4-0 wolves
liverpool 2-2 manchester city

Gallas Berangkatkan Perancis ke Afsel

0

Posted by andrian blog | Posted in | Posted on 22.33

Bek William Gallas mencetak gol yang membuat Perancis mampu bermain imbang 1-1 dengan Irlandia di leg kedua babak play-off kualifikasi Piala Dunia 2010 Afrika Selatan, di Stade de France, Rabu (18/11). Hasil tersebut membuat Perancis unggul agregat 2-1 dan memastikan diri tampil di putaran final.Permainan kencang menguras energi dan fokus setiap pemain. Namun, Irlandia sedikit beruntung karena mampu lebih dulu memanfaatkan penurunan konsentrasi bek lawan untuk melancarkan serangan cepat yang berujung gol dari kaki Robbie Keane di menit ke-33. Memanfaatkan umpan Damien Duff, Keane mengirim bola ke tengah gawang.

Kebobolan membuat kesadaran Perancis tergugah. Mereka pun mencoba memperbaiki koordinasi permainan. Sayang, belum berhasil mengubah kedudukan, usaha mereka dihentikan oleh peluit turun minum.

Memasuki babak kedua, ganti Perancis yang tampil galak. Dengan permainan cepat dari sektor sayap, mereka memainkan umpan-umpan silang berbahaya. Namun, upaya mereka mampu dipatahkan barisan bek Irlandia yang mampu terus menjaga fokus.

Meski begitu, demi nama besar dan reputasi, Perancis pantang menyerah. Berkali-kali melihat serangan mereka kandas, berkali-kali juga mereka bangkit dan menyusun strategi baru. Namun, hingga peluit akhir 90 menit berbunyi, skor 1-0 untuk Irlandia tak berubah. Karena agregat masih imbang 1-1, babak tambahan pun dimainkan.

Di tengah deraan rasa lelah, emosi, dan cemas, kedua kubu pun melakoni babak kedua. Meski masih menampilkan permainan, daya serang dan tempo permainan kedua kubu mengalami penurunan. Konsentrasi pun mulai goyah.

Kalau sebelumnya Irlandia yang berhasil memanfaatkan kelelahan lawan, Perancis pun akhirnya mendapatkan giliran, menyusul gol penyama kedudukan yang dicetak William Gallas di menit ke-103. Memanfaatkan umpan Thierry Henry, Gallas menanduk bola masuk ke gawang Irlandia yang dikawal Shay Given.

Irlandia mencoba mengejar ketinggalan. Namun, kemampuan fisik menolak semangat dan ambisi mereka. Bahkan, masa turun minum perpanjangan waktu tak mampu memulihkan tenaga mereka untuk melakukan serangan besar meski untuk terakhir kalinya.

Sementara itu, Perancis yang juga sudah terkuras tenaganya bermain lebih defensif. Mengingat lawan juga sudah lelah, kerja mereka pun tak terlalu berat. Namun, lebih penting dari itu, mereka mampu mempertahankan hasil imbang 1-1 hingga menit terakhir. Perancis berhasil lolos ke Afrika Selatan dengan keunggulan agregat 2-1.

portugal melenggang ke piala dunia 2010 di afsel

0

Posted by andrian blog | Posted in | Posted on 22.16


Manajer Portugal, Carlos Queiroz akhirnya bisa bernafas lega setelah Seleccao menyelesaikan performa buruknya di kualifikasi Piala Dunia 2010 dan bangkit setelah mengatasi Bosnia-Herzegovina 1-0 pada leg kedua playoff sekaligus mengamankan tempat mereka di putaran final.

Tampil seperti pada laga kualifikasi Grup 1, skuad Queiroz bermain tak meyakinkan dan terhuyung-huyung pada dua leg laga playoff. Namun, meski tanpa ditemani Cristiano Ronaldo yang masih menjalani proses pemulihan cedera engkel, performa tim cukup untuk lolos ke Afrika Selatan tahun depan dengan kemenangan agregat 2-0 dari Bosnia yang tampil berani.